Model
Sumut

Pelantikan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu

330
×

Pelantikan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu

Sebarkan artikel ini

Batu Bara, NASIONALIS – Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara resmi dilantik dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung khidmat di Pantai Jono Kuala Tanjung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi sekaligus pelestarian adat dan budaya Melayu di Kabupaten Batu Bara.

Acara pelantikan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh adat, tokoh budaya, serta perwakilan dari dalam dan luar negeri. Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., diwakili Kabag Ops Polres Batu Bara Kompol Zulham, S.H., M.H., untuk menghadiri kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

Turut hadir dalam acara itu perwakilan Direktorat Jenderal Kementerian Pariwisata Sukron Edi, Tuanku Sultan Ariefanda Aziz Abdul Djalil Rahmad Shah selaku Sultan Langkat, Mohamad Ridzuan dari Konsulat Malaysia, Asisten III Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Muhammad Suib, S.Pd., M.M., unsur Forkopimda, tokoh adat Melayu, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara yang dilantik merupakan wadah pemersatu sembilan kedatukan Melayu yang berada di Kabupaten Batu Bara, yakni Kedatukan Lima Puluh, Pesisir, Lima Laras, Bogak, Tanjung Kasau, Sipare-pare, Pagurawan, Tanjung Limau Purut, dan Tanah Datar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia, prosesi pemasyhuran, tepung tawar sebagai tradisi adat Melayu, sambutan Ketua Terpilih OK Khairul Amri bergelar Dato’ Setiawangsa II, sambutan para tokoh dan pejabat, makan bejambah khas Melayu, pertunjukan seni budaya Melayu, doa bersama, hingga penutupan.

Menurut Sekretaris Panitia, Raisha Ramadhan, S.E., pembentukan dan pelantikan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus memperkuat keberadaan lembaga adat yang menaungi sembilan kedatukan Melayu di Kabupaten Batu Bara.

Ia menjelaskan, kehadiran majelis tersebut diharapkan menjadi sarana pelestarian nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta identitas Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Selain menjadi wadah pemersatu para pemangku adat, Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara juga diharapkan mampu berkontribusi dalam menjaga kearifan lokal serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai budaya Melayu.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.40 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya Melayu sebagai bagian dari identitas Kabupaten Batu Bara. (Arfen Siadari)

ADVERTISEMENT