Model
SimalungunSumateraSumut

Mangihut Sinaga Serahkan Alsintan di Simalungun, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

32
×

Mangihut Sinaga Serahkan Alsintan di Simalungun, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini
Mangihut Sinaga, S.H., M.H. bersama jajaran dan perwakilan kelompok tani saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda dua dan roda empat di Desa Maligas Tongah, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Simalungun, NASIONALIS – Sebagai bentuk komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, Mangihut Sinaga, S.H., M.H. menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa Maligas Tongah, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (29/04/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Adapun bantuan yang disalurkan berupa satu unit traktor roda empat dan satu unit traktor roda dua yang diperuntukkan bagi kelompok tani di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini turut dihadiri Pangulu Desa Maligas Tongah, Barlian Sinaga, S.E., yang menyambut baik bantuan alsintan tersebut sebagai bentuk perhatian nyata kepada masyarakat desa.

Penyerahan bantuan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, khususnya para petani yang selama ini membutuhkan dukungan alat modern untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Kehadiran Mangihut Sinaga di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa aspirasi petani dapat diperjuangkan hingga terealisasi.

Dalam sambutannya, Mangihut Sinaga menegaskan komitmennya untuk terus mengabdikan diri kepada masyarakat serta memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan.

“Saya akan berusaha untuk mengabdikan diri untuk masyarakat dan berusaha untuk menyampaikan setiap aspirasi yang saya dengar dari setiap masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Rakyat tak boleh lapar, oleh sebab itu mari kita sama-sama memperkuat sektor pertanian,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap bantuan alsintan tersebut dapat menjadi pendorong peningkatan produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Simalungun, serta dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani.

“Semoga alat ini menjadi pendorong untuk lahan pertanian yang ada di Kabupaten Simalungun, dan digunakan sebaik-baiknya dengan sistem yang sudah disepakati,” tambahnya.

Menurutnya, modernisasi pertanian melalui penggunaan alsintan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi kerja petani. Selama ini, sebagian petani masih menggunakan metode tradisional yang membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar.

Dengan adanya bantuan ini, proses pengolahan lahan diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian.

Sejumlah petani yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada Mangihut Sinaga yang telah memperjuangkan kebutuhan mereka hingga terealisasi.

Salah satu perwakilan kelompok tani menyebutkan bahwa bantuan alsintan ini menjadi harapan baru untuk meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendongkrak pendapatan petani.

Selain meningkatkan produktivitas, bantuan alsintan juga diyakini mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Dengan hasil produksi yang meningkat, pendapatan petani pun berpotensi ikut meningkat, sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Simalungun.

Sebagai anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berdialog langsung dengan masyarakat. Sejumlah petani menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari keterbatasan alat pertanian, akses pupuk, hingga kendala pemasaran hasil panen.

Menanggapi hal tersebut, Mangihut menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan melalui koordinasi dengan pihak terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat alsintan yang telah diberikan sebagai aset bersama agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Ini adalah milik bersama, jadi harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang lebih maju, modern, dan berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan simbolis alsintan kepada perwakilan kelompok tani yang disambut penuh antusias dan rasa syukur oleh masyarakat.

Mangihut Sinaga menegaskan bahwa dirinya akan terus berkomitmen memperjuangkan program-program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional. (RM)

ADVERTISEMENT