Pematangsiantar, NASIONALIS – Fenomena panic buying bahan bakar minyak (BBM) mulai terlihat di Kota Pematangsiantar, Jumat (6/3/2026). Warga berbondong-bondong mendatangi sejumlah SPBU untuk mengisi bahan bakar karena khawatir terjadi kelangkaan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Pantauan di beberapa SPBU di Kota Pematangsiantar menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat sudah mulai mengular. Bahkan di beberapa titik, panjang antrean disebut mencapai ratusan meter hingga mendekati satu kilometer.
Sejumlah warga mengaku kekhawatiran tersebut dipicu oleh situasi global, khususnya konflik yang terjadi di Timur Tengah, yang dikhawatirkan dapat berdampak pada pasokan dan harga BBM.
Salah seorang warga Siantar, Rudi Simbolon, mengatakan pengalaman kelangkaan BBM yang terjadi pada akhir November 2025 lalu masih membekas di ingatan masyarakat.
Menurutnya, saat itu masyarakat harus mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM.
“Takutnya gara-gara panic buying ini nanti BBM eceran Pertalite bisa sampai Rp15 ribu per liter. Kita sudah merasakan tahun kemarin. Apakah akan seperti itu lagi? Antri jam 7 pagi baru dapat minyak jam 10 pagi,” ujarnya.
Kekhawatiran serupa juga disampaikan Nesly, warga lainnya, yang menilai kelangkaan BBM dapat berdampak langsung terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, harga bahan pokok saat ini sudah mulai naik menjelang Lebaran. Jika terjadi kelangkaan BBM, kondisi tersebut dikhawatirkan akan semakin memperparah kenaikan harga di pasar.
“Bahan pokok menjelang Lebaran saja sudah naik. Kalau ditambah lagi dengan kelangkaan BBM, bisa jadi harga bahan pokok naik hingga dua kali lipat,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Kota Pematangsiantar segera mengambil langkah antisipasi agar kondisi tersebut tidak berdampak luas terhadap perekonomian masyarakat.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbert Aruan, belum memberikan tanggapan terkait langkah yang akan diambil pemerintah daerah menyikapi situasi antrean BBM tersebut.





