Model
SumateraBatu BaraSumut

Personel Polsek Talawi Respons Cepat Laporan Warga Terkait Dugaan Tawuran di Tanjung Tiram

18
×

Personel Polsek Talawi Respons Cepat Laporan Warga Terkait Dugaan Tawuran di Tanjung Tiram

Sebarkan artikel ini

Batu Bara, NASIONALIS – Personel Polsek Talawi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan rencana tawuran oleh sekelompok pemuda di wilayah Kecamatan Tanjung Tiram, Minggu (29/4/2026) dini hari.

Informasi yang diterima menyebutkan adanya aktivitas sejumlah pemuda yang berkumpul hingga larut malam dan dinilai berpotensi mengarah pada aksi tawuran maupun balap liar. Menanggapi laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Labuhan Ruku IPDA RZ Damanik, Kanit Intel BRIPKA Irpan, BRIPKA Kasno, serta BRIPTU Rinaldi bersama tim langsung turun ke lokasi menggunakan kendaraan dinas.

ADVERTISEMENT

Setibanya di lokasi, petugas mendapati puluhan pemuda yang tengah berkumpul dengan sepeda motor. Meski belum ditemukan adanya aksi tawuran, situasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan dan edukasi kepada para pemuda agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kalian nanti juga akan menjadi orang tua. Bayangkan jika anak kalian keluar hingga larut malam dan belum pulang, tentu ada rasa khawatir. Pikirkan masa depan kalian,” ujar IPDA RZ Damanik di hadapan sekitar 32 pemuda.

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga stabilitas lingkungan serta mengajak mereka untuk saling mengingatkan apabila mengetahui adanya rencana tawuran di sekitar tempat tinggal mereka.

Ditambahkan lagi Kanit IPDA BZ Damanik S.H, kalau kalian satu satu tidak mau lagi kumpul-kumpul dan tidak mau melakukan tauran dalam tempo 32 hari ini pasti bubar, ungkapnya.

Langkah cepat kepolisian ini mendapat respons positif dari masyarakat yang sebelumnya merasa resah. Warga berharap kegiatan patroli dan pengawasan dapat terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan.

Sejumlah tokoh masyarakat juga menilai pendekatan humanis yang dilakukan aparat menjadi langkah efektif dalam mencegah kenakalan remaja, selama diimbangi dengan pembinaan berkelanjutan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa potensi gangguan kamtibmas tidak hanya membutuhkan respons aparat, tetapi juga peran aktif masyarakat dan keluarga dalam membina generasi muda. (Arfen Siadari)

ADVERTISEMENT