BATU BARA, NASIONALIS – Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A. menegaskan bahwa penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan langkah strategis dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Sosialisasi Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan Dr. Janry Haposan U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si., Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Sementara itu, materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.
Sebelum kegiatan dimulai, Bupati Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal menyambut kedatangan Kepala BKN RI. Sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu kehormatan, Bupati memasangkan tengkuluk dan kain songket khas Melayu Batu Bara kepada Prof. Zudan Arif Fakrulloh.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BKN RI sekaligus menilai sosialisasi tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Menurutnya, penerapan manajemen talenta menjadi bagian penting dalam membangun sistem birokrasi yang berlandaskan prinsip merit, di mana pengembangan karier ASN dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi yang dimiliki, bukan atas dasar pertimbangan lain.
“Manajemen talenta bukan lagi sekadar program pilihan, melainkan sebuah kebutuhan dalam reformasi birokrasi. Ini merupakan komitmen bersama untuk memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh ASN yang memiliki potensi, kompetensi, dan rekam jejak yang jelas,” ujar Baharuddin Siagian.
Ia menjelaskan, melalui sistem tersebut setiap ASN, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun PPPK Paruh Waktu, memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan karier sesuai kemampuan dan prestasi yang ditunjukkan.
Menurutnya, sistem manajemen talenta akan mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih sehat karena promosi jabatan dilakukan secara objektif dan terukur.
“Melalui sistem manajemen talenta yang objektif ini, ASN yang memiliki kompetensi terbaik, berintegritas, disiplin, serta menunjukkan kinerja yang unggul akan memperoleh kesempatan menduduki jabatan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Bupati juga berharap pemerintah pusat dapat memberikan ruang yang lebih luas kepada pemerintah daerah dalam mengelola berbagai potensi daerah, termasuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif sesuai kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi sambutan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun birokrasi modern yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.
Menurutnya, penempatan ASN harus didasarkan pada kompetensi dan potensi sehingga mampu mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah sekaligus meminimalkan intervensi nonprofesional dalam pengisian jabatan.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga 1 Juni 2026, jumlah ASN di Kabupaten Batu Bara mencapai 6.587 orang. Jumlah tersebut dinilai menjadi modal besar dalam mempercepat pembangunan daerah apabila dikelola melalui sistem manajemen talenta yang baik.
“Saat ini pemerintah telah membangun ekosistem karier terpadu nasional melalui satu pola, satu data, dan satu sistem manajemen talenta ASN yang terintegrasi untuk menjamin mobilitas talenta sesuai kebutuhan strategis pembangunan nasional,” jelas Prof. Zudan.
Selain itu, Prof. Zudan menyoroti pentingnya peran Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dalam meningkatkan kesejahteraan ASN melalui berbagai program yang mendukung kebutuhan anggota, kegiatan sosial, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Launching Pembangunan dan Persiapan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat reformasi birokrasi berbasis sistem merit.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati Batu Bara bersama Kepala BKN RI dan jajaran pemerintah daerah melaksanakan penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Sejarah. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pembangunan berkelanjutan.





