Pematangsiantar, NASIONALIS – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, kondisi jalan lingkar luar (outer ring road) yang menghubungkan Parapat menuju Saribudolok menjadi sorotan. Pasalnya, jalan yang masih berupa tanah tampak kering dan berdebu sehingga mengganggu kenyamanan pengendara.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (19/3/2026), Pemerintah Kota Pematangsiantar telah membuka jalur outer ring road tersebut sebagai akses alternatif. Namun, kondisi jalan yang belum beraspal dan minim penanganan debu dinilai belum memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, terutama di tengah musim kemarau.
Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi tersebut. Salah satunya Jonter Siagian, pengendara roda dua, yang mengaku tetap terdampak debu meski telah menggunakan pelindung.
“Udah pakai helm full face tapi tidak berguna, debu beterbangan, mataku sakit kena debu, batuk-batuk pula, kalau dua sampai tiga kali lagi lewat disini udah masuk rumah sakit orang,” ungkapnya.
Ia juga menilai kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik masih perlu ditingkatkan.
“Pemko belum siap, lihatlah bisanya orang itu menyuruh Damkar menyiram air ini, tapi tidak dilakukan,” tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan Junita Gultom, yang juga merupakan pengendara roda dua. Ia mengaku harus melewati jalur tersebut akibat pengalihan arus lalu lintas.
“Aku dari Balata mau ke Siantar, harus lewat jalan Saribudolok dulu, lihatlah jalannya dari tanah dan berabu, mukakku tertempel debu jadi hitam mukakku, pemerintah kota mau nyuruh kami makan debu,” ketusnya.
Diketahui, pemerintah mengatur arus lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan dari Parapat menuju Kota Pematangsiantar melalui outer ring road. Namun hingga saat ini, kondisi jalan tersebut masih berupa tanah dan belum sepenuhnya selesai dikerjakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar, Herry Okstarizal, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penyiraman jalan secara rutin.
“Setiap hari Damkarmat melakukan penyiraman jalan Ring Road Pak,” tulisnya usai dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Masyarakat berharap adanya peningkatan penanganan di lapangan agar jalur tersebut lebih layak dilalui, terutama menjelang meningkatnya arus mudik Lebaran.





