Batu Bara, NASIONALIS.CO.ID – Berbeda dengan beberapa perusahaan lain di kawasan Kuala Tanjung, PT. Indonesia Asahan Aluminium menunjukkan kepeduliannya terhadap pembinaan generasi bangsa.
Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Batu Bara secara resmi diundang oleh pihak perusahaan untuk beraudiensi di Kantor Humas PT. Inalum, Rabu (23/9/2026) siang setelah sebelumnya melayangkan surat audiensi pada tanggal 8 Agustus 2026 yang diantar langsung oleh Sekretaris GANN Batu Bara, Ahmad Arifin Purba.
Dalam audiensi tersebut, Ketua GANN Batu Bara, M. Kristianta G.M., A.Md mengajak PT. Inalum untuk peduli terhadap generasi bangsa yang ada di Kabupaten Batu Bara, khususnya dalam hal perlindungan dan pembinaan generasi muda melalui sosialisasi bahaya dan dampak narkoba serta judi online.
“GANN sangat berharap dukungan dan keikutsertaan PT. Inalum dalam mewujudkan program GANN di bidang penyuluhan bahaya narkoba dan judol terhadap anak didik di Kabupaten Batu Bara, dimana perusahaan tersebut berdiri dan memperoleh keuntungan,” ujar Kristianta.
Hal ini, lanjut Kristianta, telah tertuang dalam Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN Pasal 88 tentang TJSL, UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 104-105 tentang peran serta dunia usaha, dan Inpres No. 2 Tahun 2020 tentang RAN P4GN yang mewajibkan perusahaan ikut aktif dalam pencegahan narkoba.
“Dengan terwujudnya pembinaan terhadap generasi muda Batu Bara, semoga anak-anak Kabupaten Batu Baralah nanti yang menduduki jabatan-jabatan penting di PT. Inalum” jelasnya.
“Masyarakat kita di Kabupaten Batu Bara ini, terkhusus Desa Kuala Tanjung, memiliki kecerdasan apabila ada pembinaan yang lebih daripada hanya sekedar mendapatkan materi sekolah. Apalagi masyarakat pesisir memiliki kebiasaan mengkonsumsi ikan-ikan segar yang sudah pasti memiliki gizi yang lebih besar daripada ikan peliharaan yang diberi pakan buatan,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Humas PT. Inalum, Muhammad Yani, menjelaskan bahwa pihaknya sangat senang dengan kunjungan GANN yang sangat peduli dengan masa depan generasi bangsa, terutama generasi Kabupaten Batu Bara.
“Kita akan teruskan isi daripada audiensi GANN ini ke pihak perusahaan yang membidangi organisasi tersebut di perusahaan Inalum,” ungkap Yani.
Yani juga menambahkan bahwa pada tanggal 11 dan 12 Juni 2026 lalu memang ada kegiatan tes urine terhadap karyawan Inalum dan karyawan mitra Inalum yang dilaksanakan oleh BNNK Batu Bara atas permintaan PT. Inalum.
Menanggapi kegiatan tes urine tersebut, GANN sangat berharap bisa mendapatkan hasil rekapitulasi dari pihak perusahaan sebagai laporan kegiatan GANN daerah untuk DPP GANN di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Kristianta menerangkan bahwa dirinya beserta tim sudah pernah meminta rekapitulasi hasil tes urine tersebut ke BNNK Batu Bara, namun BNNK Batu Bara yang diwakili Aidil Ritonga selaku penyuluh mengatakan bahwa semua hasil sudah diserahkan ke pihak perusahaan karena BNNK hanya diundang sebagai pelaksana.
Kristianta juga menanyakan kepada Aidil pada tanggal 10 Juli 2026 lalu di Kantor BNNK Batu Bara, “Ada nggak ditemukan urine yang positif narkoba baik karyawan ataupun mitra karyawan Inalum?” Namun Aidil tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut.
“Yang kita tahu bila dalam kegiatan cek urine oleh BNN seluruh Indonesia akan diarahkan untuk rehabilitasi agar orang tersebut dapat diobati,” tegas Kristianta.
Dalam waktu dekat, GANN akan melakukan kunjungan ke Kantor BNN agar BNN dan GANN dapat lebih bersinergi dalam menjalankan program P4GN yang sudah diprogramkan pemerintah dan saat ini sangat digalakkan oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, agar masyarakat Indonesia bisa “Hidup Sehat Tanpa Narkoba” dan dapat bersaing dengan negara lain terutama dalam hal pembinaan generasi bangsa yang cerdas tanpa narkoba. (AS)





