Model
Sumut

Peringati HANI 2026, Ketua KNPI Batu Bara: Pemberantasan Narkoba Harus Jadi Gerakan Nyata dan Konsisten

23
×

Peringati HANI 2026, Ketua KNPI Batu Bara: Pemberantasan Narkoba Harus Jadi Gerakan Nyata dan Konsisten

Sebarkan artikel ini

Batu Bara, NASIONALIS – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Batu Bara mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dinilai semakin mengancam masa depan generasi muda.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Batu Bara, Mukhrizal Arif, menegaskan bahwa cita-cita membangun generasi yang cerdas, sehat, dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai apabila upaya pemberantasan narkoba hanya sebatas kegiatan seremonial, pemasangan spanduk atau flyer, maupun peringatan tahunan tanpa langkah nyata.

ADVERTISEMENT

“Ancaman narkoba hari ini sudah berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, pemberantasannya harus menjadi gerakan nyata yang dilakukan secara konsisten, terukur, dan tanpa kompromi. Penegakan hukum tidak boleh hanya dilakukan ketika suatu kasus menjadi viral atau sekadar memenuhi target kinerja,” tegas Mukhrizal Arif didampingi Sekretaris Ade Hamid Alfardiho dan Bendahara Husni Mubarok.

Menurut Mukhrizal, keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkotika di Sumatera Utara merupakan kenyataan yang tidak dapat diabaikan. Ia menilai lagu Siti Mawarni menjadi salah satu potret kegelisahan masyarakat terhadap dampak penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, aksi sejumlah emak-emak di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang mereka duga menjadi tempat peredaran narkotika menunjukkan besarnya harapan masyarakat agar negara hadir memberikan perlindungan dan rasa aman.

Di Kabupaten Batu Bara, lanjutnya, beredarnya informasi di media sosial mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika yang berkaitan dengan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku juga perlu menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

KNPI Kabupaten Batu Bara mendorong agar setiap informasi yang berkembang ditindaklanjuti secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum, sehingga mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

Mukhrizal menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun Kepolisian Republik Indonesia, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

Menurutnya, pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, media massa, hingga keluarga harus bersinergi membangun benteng moral yang kuat bagi generasi muda agar terhindar dari bahaya narkotika.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, KNPI Kabupaten Batu Bara juga berharap Polri bersama BNN semakin memperkuat upaya pemberantasan narkotika secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Keberhasilan perang melawan narkoba, katanya, hanya dapat diwujudkan melalui keberanian membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya.

“Jika Indonesia Emas 2045 benar-benar ingin diwujudkan, maka menyelamatkan generasi muda dari narkoba adalah prioritas yang tidak dapat ditawar. Perang terhadap narkoba adalah harga mati demi masa depan bangsa,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, DPD KNPI Kabupaten Batu Bara mengucapkan Selamat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu melawan narkoba demi menjaga generasi muda dan mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, bermartabat, menuju Indonesia Emas 2045. (Arfen Siadari)

ADVERTISEMENT